Ketua Umum POSBI Diundang Kementerian ATR PBN dalam FGD Membahas Hak Sertifikat Tanah Masyarakat Bajau

POSBI: Jakarta – Dengan mengusung topik: “SERTIPIKAT TANAH” BAGI MASYARAKAT BAJAU, Ketua Umum POSBI Erni Bajau  menyuarakan hak kepemilikan tanah di atas laut bagi masyarakat Bajau/Bajo.

Erni Bajau aktif  menyuarakan agar masyarakat Bajau memiliki hak kepemilikan laut di atas tanah atau hak zona huni, agar masyarakat Bajau dapat memiliki sertifikat tanah sejak tahun 2014 silam. Perjuangan Erni Bajau bukan tanpa alasan, peristiwa yang terjadi di depan matanya, yang dialami kerabat dan saudaranya sesama orang Bajau, yang rumahnya berdiri di atas laut mengusik empati Erni, diantaranya; ancaman pengusiran, pelarangan membangun rumah di area pesisir, larangan perluasan wilayah permukiman, penggusuran, ancaman pengusiran dari pulau yang telah puluhan tahun bahkan ratusan tahun dihuni orang Bajau,  tragisnya lagi bahkan melarang orang Bajau menguburkan jenazah kerabat yang meninggal di tanah masyarakat (yang mengklaim diri sebagai masyarakat lokal)  bahwa tanah kuburan tersebut milik “mereka” dengan mengatasnamakan tanah adat, menganggap orang Bajau sebagai pendatang, bukan masyarakat lokal, dan bahkan dianggap sebagai orang asing.

Baca juga:  POSBI Meluncurkan Fitur Layanan 24 Jam Chat dan Obrolan Langsung di Situsnya

Sertifikat Tanah untuk masyarakat Bajau mulai gencar disuarakan Erni Bajau di acara Kuliah Umum yang diselenggarakan Universitas Negeri Jakarta tahun 2014 silam. Sertifikat Tanah untuk Orang Bajau ia kemukakan dalam acara Kuliah Umum tersebut di hadapan Laksamana TNI (Purn) Prof. Dr. Marsetio, S.I.P., M.M yang saat itu menjabat sebagai Kepala Staf Angkatan Laut Republik Indonesia.

Baca juga:  Organisasi Persatuan Orang Sama Bajau Indonesia Terbentuk, POSBI Diharapkan menjadi Organisasi Nasional yang Besar dan Menjadi Kekuatan Masyarakat Bajo di Indonesia

Jumat, 18 Februari 2022 Erni Bajau diundang oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang dan Badan Pertanahan Nasional mewakili organisasi yang dipimpinnya yaitu organisasi Persatuan Orang Sama Bajau Indonesia (POSBI) dalam Forum Group Diskusi Gugus Tugas Reforma Agraria (GTRA) Summit 2022, sebuah forum kolaborasi lintas sektor yang diinisasi oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk percepatan Reforma Agraria. 

Baca juga:  POSBI Menggelar Lomba Menulis Berita dan Artikel Berbahasa Bajau, Mengawali Lomba Foto, Lomba Video, dan Festival Pemilihan Putra Putri Bajau Indonesia 2021

Selain POSBI yang mewakili masyarakat Bajau Indonesia, juga turut hadir sebagai pemateri perwakilan masyarakat Bajau Asia, yakni; Bajau Filipina, Bajau Thailand, dan Bajau Malaysia.

Berikut slide garis besar materi Erni Bajau yang ditampilkan dalam Seminar FGD GTRA Summit 2022:

Loader Loading...
EAD Logo Taking too long?

Reload Reload document
| Open Open in new tab

Saksikan Cuplikan Video Seminar FGD GTRA Summit 2022 yang diunggah ulang di Channel Bajau TV dengan judul: Orang Bajau/Bajo di Indonesia: Masyarakat Lokalkah? Pendatangkah? Orang Asingkah? Ini Jawabannya! 

 

Admin
Author: Admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Lewat ke baris perkakas